Asrama Overload, Ratusan Eks Gafatar Segera Dipulangkan

SURABAYA(Global News)-Ratusan eks pengikut Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) segera dipulangkan ke daerah asal mereka masing-masing. Kondisi itu disebabkan karena tempat pengungsian di asrama Transito Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Kependudukan (Disnakertransduk) sudah overload alias melebihi kapasitas yang ada.
”Memang sudah overload. Kalau nanti ada pengungsi yang datang lagi sudah nggak cukup,” kata Kepala Disnakertransduk Jatim Sukardo Senin (25/1/2016).
Dia mengatakan, kapasitas asrama Transito sendiri hanya mampu menampung 600 orang. Padahal, jumlah pengungsi eks Gafatar yang sudah diterbangkan ke Jatim sampai pagi tadi mencapai 710 orang. Jumlah pengungsi kemungkinan masih bisa bertambah karena masih ada eks pengikut Gafatar asal Jatim yang ada di Kalimantan.”Kita masih menunggu apa hari ini diterbangkan lagi, atau kapan masih belum tahu,” tandasnya.
Sukardo menambahkan, dari informasi yang diterima dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar, eks anggota Gafatar yang masih bertahan mencapai 1.481 orang. Jumlah itu tersebar di tiga kabupaten yakni Kabupaten Ketapang 562 orang, Kayong Utara 567 orang dan sisanya tinggal di Melawai 382. ”Masih ada pengungsi yang di sana tetapi kendalanya masih berbaur dengan warga sekitar sehingga kami masih berupaya membujuk untuk pulang,” tambahnya.
Menurut dia, para pengungsi yang sudah dikembalikan ke kabupaten/kota masing-masing akan tetap diperhatikan oleh Pemprov Jatim. Mereka akan diberikan bimbingan dan modal usaha agar nantinya tetap bisa mandiri.”Kita sudah koordinasi dengan kabupaten/kota. Mereka yang dipulangkan harus bisa diterima keluarganya. Kemarin sudah diberi kuesioner ingin apa, kalau nanti usaha atau buka warung maka nanti akan diberikan modal,” pungkasnya.bud